Seleksi Petugas Haji dengan CAT? Ini Yang Harus Disiapkan Peserta

Petugas Haji

Seleksi petugas haji tahun 2018 tingkat provinsi telah pasti akan menggunakan metode baru, Computer Aided Test (CAT) bukan lagi ujian tertulis seperti biasanya. Pelaksanaannya pun tidak menggunakan computer atau laptop, tapi menggunakan smart phone berbasis android. Lalu apa saja yang harus disiapkan oleh peserta?

Menurut Kepala Seksi Rekrutmen Petugas Haji, Syahlan Rosidi, ada beberapa hal yang harus disiapkan oleh peserta agar dapat mengikuti ujian CAT dengan lancar.

“Peserta harus tahu betul mengenai aplikasi mobile yang akan digunakan ujian CAT mulai dari spesifikasi perangkat, instalasi, dan proses mengerjakan soal ujian,” kata Syahlan di ruang kerjanya Jalan Lapangan Banteng Barat Jakarta Pusat, Selasa (10/4/2018).

Spesifikasi minimal yang harus perangkat androidnya, menurut Syahlan, diantaranya sistem operasi android Lollipop (5.0) atau yang lebih tinggi. RAM minimal 2 GB, storage/ROM memiliki ruang kosong minimal 1 GB, dan paket kuota internet tersedia minimal 1GB.

Selanjutnya Syahlan juga memberikan tips khusus agar aplikasi CAT tidak ngadat saat digunakan.

“Pastikan peserta mematikan aplikasi yang sekiranya menghabiskan RAM seperti game, streaming, browser, dan aplikasi lain yang tidak penting,” beber Syahlan.

Dia pun menyarankan peserta menghapus atau memindahkan file-file yang berukuran besar yang dapat menghabiskan storage (ROM) seperti file-file hasil unduhan (download), foto, video yang tidak begitu urgen untuk dipindahkan ke media simpan lainnya.

“Selain itu juga perlu harus dipastikan para peserta memiliki paket kuota yang cukup dan masa berlaku kuota yang tidak expired saat ujian,” terangnya.

Syahlan juga menganjurkan agar peserta menggunakan SIM card baru dan memilih operator seluler yang memiliki sinyal kuat di lokasi ujian.

“Sebaiknya beli nomor baru untuk menghindari gangguan panggilan telepon saat HP digunakan ujian. Peserta juga harus jeli memilih operator seluler yang sinyalnya stabil di tempat ujian. Bisa dengan survey lokasi ujian sebelum hari pelaksanaan seleksi atau berkomunikasi dengan panitia setempat untuk rekomendasi operatornya,” ujar Syahlan menandaskan. (ab/ab).

Leave a Reply

%d bloggers like this: